1000 Malam
Seribu malam sudah, bahkan lebih.
Awalnya,,,,
kau begitu hangat mendekap kalbu,
begitu dekat,
erat kudekap
Awalnya,,,,
kau begitu hangat mendekap kalbu,
begitu dekat,
erat kudekap
hadirmu
bahagiakanku, banggakanku
dalam tawa,,, karena kau kupunya
Seribu malam sudah, bahkan lebih. Rasa-rasanya bosan juga dengan putihmu
seakan puas aku
dalam jenuh lelah dan lemasku
Hangatmu jadi gerahku
di terik siang jalan ini
lembutmu jadi perihku
di lumur bening butir keringat ini
Itukah kau?
di terik siang jalan ini
lembutmu jadi perihku
di lumur bening butir keringat ini
Itukah kau?
Seribu malam sudah,
bahkan lebih
juga hangatmu nyenyakkanku
dalam lelap statusquo
nyaman dalam dekap kemapanan
senang juga aku punyamu…
Itukah kau?
ah,,,
entah sampai kapan
jalan ini akan berujung sempurna
bahkan lebih
juga hangatmu nyenyakkanku
dalam lelap statusquo
nyaman dalam dekap kemapanan
senang juga aku punyamu…
Itukah kau?
ah,,,
entah sampai kapan
jalan ini akan berujung sempurna
Mencapai titik finish pilihan diri…
Setidaknya
kau beriku satu kesempatan :
menata diri dalam refleksi
tuk terus menyusur
jejak Sang ilahi
jejak Sang ilahi
Komentar
Posting Komentar